Posted by: sehatsinergis on: Januari 23, 2009
Merawat tubuh mungkin merupakan hal rutin yang sudah biasa anda lakukan. Namun menjelang pernikahan, biasanya acara merawat tubuh menjadi lebih penting dan sering dilakukan karena problem kulit, berat badan, jari-jari tangan dan kaki, tanpa disadari akan mempengaruhi penampilan pengantin secara keseluruhan.
Bayangkan pula saat mempelai laki-laki menyematkan cincin, kemudian yang tampak adalah kuku hitam dengan tangan yang bersisik? Foto dan Video pasti akan mengabadikan kenangan yang kurang menyenangkan?
Waktu yang paling ideal untuk merawat tubuh menjelang pernikahan adalah 6-9 bulan yang meliputi kulit, wajah, rambut, hingga kaki dan tangan.
Memperbaiki kulit wajah
Selain rajin membersihkan muka dengan menggunakan lotion pembersih, seorang calon pengantin dianjurkan untuk menggunakan peeling dan masker satu kali seminggu dan ada baiknya melakukan facial di salon kecantikan langganan sebulan sekali.
“Bentuk alis mata hendaknya diperbaiki bila nampak tebal, tidak beraturan, turun, terlalu dekat jarak alis, atau antara pertumbuhan antara alis kanan dan kiri yang tidak merata. Ini kunci rahasia make-up agar wajah nampak berubah”, ujar Janny Bodhipala dari Centre de Beaute.
Rawat badan dan rambut
Perawatan tubuh adalah salah satu hal yang wajib dilakukan. Manjakan tubuh dengan relaksasi, pijatan, peeling, masker dengan sauna selimut panas untuk menghilangkan stress karena akan membantu melancarkan peredaran darah.
Bila peredaran darah lancer, akan membantu penurunan berat badan asalkan juga dibantu dengan olah raga secara teratur. Hasilnya, kulit akan halus dan tubuh pun ramping, sehingga busana pun akan terlihat lebih indah di tubuh.
Untuk rambut, anda dapat melakukan creambath secara rutin karena rambut pun memerlukan masker seperti halnya wajah. Jika ingin mengubah model rambut, ada baiknya jika dibicarakan dengan pasangan mengenai rambut model apa yang paling pas bagi anda di hari pernikahan.
Sesekali lakukan relfeksi pada kaki dan tangan yang akan membantu menghilangkan stress. Setelah itu, lanjutkan dengan masker paraffin yang berfungsi untuk menghaluskan kulit kaki dan tangan. Untuk sentuhan terakhir, gunakan cat kuku dengan sentuhan seni yang akan menambah keindahan cincin kawin di jari anda. (AYA/ Klasika/ Kompas, 23 Des. 2008.
Posted by: sehatsinergis on: Januari 21, 2009
Siapapun orangnya pasti membutuhkan tabungan sebagai dana cadangan yang akan ‘membantu’ di kala kesusahan. Terlebih bagi pasangan muda yang sedang belajar mandiri dan mencoba belajar untuk tidak tergantung pada keuangan atau belas kasih orang tua.
Jika semasa lajang anda belum berencana menabung, maka saat memulai hidup baru adalah waktu yang tepat untuk melatih diri menabung bersama pasangan. Mengapa tepat? Karena pada fase ini belum ada anak yang menjadi tanggungan.
Pada tahapan ini, mulailah belajar untuk mengerem diri dan tidak berhura-hura. Ada baiknya jika anda dan pasangan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Selain untuk lebih mendekatkan diri dan mengenal karakter pasangan lebih dekat, anda pun bisa belajar berhemat. Uang yang sedianya digunakan untuk anggaran hiburan pun, bisa ditabung untuk keperluan masa depan.
Bentuknya tak selalu harus berupa tabungan harian atau deposito saja. Bisa juga berupa reksadana, emas batangan, perhiasan, atau investasi lainnya. Bisa juga berupa tanah atau rumah, karena investasi dalam bidang property umumnya selalu bertambah nilainya setiap tahun.
Intinya, tempatkan dana pada pos-pos tertentu yang bisa memberikan peluang kepastian peningkatan dana dalam jangka waktu tertentu. Satu hal lagi, pertimbangkan pula proses pencariannya.
Sebagai contoh, jika anda memutuskan untuk berinvestasi dalam bidang property, pastikan bahwa daerah pilihan anda memiliki akses sarana dan prasarana yang mendukung, sehingga anda tak menemui kesulitan, ketika membutuhkan uang dan ingin menjualnya.
Dengan perencanaan keuangan yang matang dan tepat, nisaya tak akan ada masalah yang berarti dalam pengelolaan anggaran rumah tangga di masa yang akan dating. Oleh karena itu, jangan pernah menunda menabung karena tak ada yang tahu kapan masa sulit itu dating. Ayo menabung. (AYA/ Klasika/ Kompas, 16 Desember 2008).
Posted by: sehatsinergis on: Januari 19, 2009

Menikah perlu dipersiapkan dengan matang
Lakukan perawatan kulit secara rutin. (Klasika/Kompas/ 9 Des 2008)
Posted by: sehatsinergis on: Januari 19, 2009

Pernikahan tak sekedar pesta dan enaknya doang
Menjelang hari bahagia pernikahan, semua pasangan berusaha mempersiapkan segala hal yang terbaik. Mulai dari penampilan, makanan, hingga gedung dan acara. Namun pernikahan tidak berakhir pada kemegahan pesta. Bahkan, sebenarnya, pesta itu baru merupakan awal perjalanan panjang menempuh biduk pernikahan.
Dibutuhkan persiapan matang, bukan hanyan untuk merencanakan dan mengorganisasikan acara pernikahan, tetapi juga untuk mantap memasuki kehidupan pernikahan. Kalangan-kalangan tertentu ada yang memberikan bantuan persiapan dengan melakukan semacam kursus pernikahan. Selain itu, para orang tua biasanya juga akan mengajari dan memerikan masukan kepada anaknya yang akan menikah. Di luar itu, ada begitu banyak sumber dan rujukan yang dapat dibaca – baik berupa buku atau bahan-bahan dari internet.
Kehadiran seorang anak menjadi hal dinantikan-nanti sekaligus melengkapi kebahagiaan sebuah pernikahan. Pasca-pernikahan, mempersiapkan diri menghadapi kehamilan adalah hal yang patut dilakukan. Selain fisik dan mental, dibutuhkan juga pengetahuan dan kecakapan untuk mengurus anak.
Beruntung dewasa ini semua hal tersebut sudah banyak tersedia. Bacaan dan sumber informasi seputar mempersiapkan kehamilan dengan mudah dapat ditemui. Demikian pula, untuk menghadapi hal-hal “teknis” dapat berkonsultasi dengan dokter pribadi. Bahkan, tersedia pula pelatihan untuk mempersiapkan ibu menghadapi proses kelahiran.
Sementara itu, kelak setelah anak lahir, menjadi orang tua merupakan tugas penting lain yang sudah menanti. Dibutuhkan kerja sama dan saling pengertian antara pasangan suami dan istri – apalagi jika keduanya bekerja. Mendidik dan merawat anak bukan perkara gampang yang dapat dengan begitu salah dialihkan kepada pengasuh. Anak tetap membutuhkan perhatian dan kasih sayang orang tua yang tidak dapat digantikan oleh orang lain.
Nah, menjelang hari pernikahan, mari duduk beredua kembali dan saling berbagi tentang rencana-rencana masa depan. Persiapan pernikahan akan semakin mantap apabila telah ada kesepakatan atau kesamaan pandangan tentang rencana-rencana ke depan tersebut. (ACA/ Klasika/ Kompas/ 9/12/2008).
Posted by: sehatsinergis on: Januari 18, 2009

Pentingnya persiapan pesta pernikahan
Setelah sekian tahun berpacaran, biasanya ada saja kendala yang membuat salah satu pasangan urung melakukan pernikahan. Biasanya hal yang menjadi kendala adalah keengganan menguru pesta pernikahan yang dianggap terlalu rumit.
Memang tak bisa disangkal bahwa pernikahan adalah perhelatan yang sangat menguras perhatian. Persiapan pernikahan umumnya memerlukan waktu paling tidak 8-12 bulan jika segala sesuatunya dilakukan sendiri. Jika anda tidak punya waktu selama itu, menfaatkan saja jasa wedding organizer yang umumnya membutuhkan waktu sekitar 6-8 bulan. Sebetulnya apa saja sih yang harus dipersiapkan?
1.Menentukan tanggal pernikahan
Walaupun pada dasarnya semua hari itu baik, tak ada salahnya mencantumkan tanggal dan bulan favorit sebagai tanggal pernikahan. Hal ini akan memudahkan anda untuk mengingat dan merayakannya.
Jika berencana berbulan madu ke Negara 4 musim, pertimbangkan pula waktu yang tepat agar anda bisa menikmati musim sesuai dengan yang diinginkan.
2.Menentukan jumlah undangan dan anggaran
Sebelum menentukan anggaran pernikahan, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jumlah undangan, karena tanpa disadari hal ini justru menjadi tolok ukur paling tepat untuk menentukan anggaran dan besarnya ruangan untuk pesta.
Sesuai standar internasional, sisihkan 40% dari total anggaran untuk keperluan anggaran catering. Sisanya sebanyak 60% dapat anda gunakan untuk 6 keperluan utama lainnya, yaitu gedung, acara dan MC, dokumentasi, dekorasi, bridal attire (baju dan tata riasnya), serta undangan dan souvenir sesuai dengan kebutuhan.
3.Menentukan gedung
Berdasarkan anggaran yang telah ditentukan, saatnya menentukan lokasi dan gedung yang akan digunakan. Jika sudah terlanjur jatuh cinta pada satu gedung yang bernuansa romantis tapi kapasitasnya tidak besar, bagilah undangan dalam 2 waktu yang berbeda. Misalnya, jam 19.00-20.00 untuk orang tua dan 20.00-21.00 untuk teman-teman anda dan pasangan.
4.Menentukan gaya dan tema pesta
Demi keserasian pesta, anda harus menentukan tema, sehingga anda dan pasangan dapat menentukan kebaya atau gaun dan jas seperti apa yang akan dikenakan pada saat pesta berlangsung. Padukan warna gaun dan dekorasi dengan warna yang sesuai dengan karakter anda berdua. Gaya dan pesta ini biasanya juga akan tampak pada menu makana, souvenir dan undangan.
5.Lakukan perawatan diri
Bila 4 hal penting di atas sudah dilakukan, kini saatnya melakukan perawatan diri mulai dari lulur, mandi rempah, perawatan wajah dan pusat kebugaran agar pada saat pernikahan nanti tampil prima. Perawatan diri ini sebaiknya juga dilakukan oleh calon mempelai laki-laki, sehingga keduanya bisa tampil prima saat pesta pernikahan digelar.
Jika semua sudah sempurna, saatnya anda menikmati pesta pernikahan anda. (AYA/ Klasika/ Kompas/ 1/8/2006)