Posted by: sehatsinergis on: Januari 21, 2009
Siapapun orangnya pasti membutuhkan tabungan sebagai dana cadangan yang akan ‘membantu’ di kala kesusahan. Terlebih bagi pasangan muda yang sedang belajar mandiri dan mencoba belajar untuk tidak tergantung pada keuangan atau belas kasih orang tua.
Jika semasa lajang anda belum berencana menabung, maka saat memulai hidup baru adalah waktu yang tepat untuk melatih diri menabung bersama pasangan. Mengapa tepat? Karena pada fase ini belum ada anak yang menjadi tanggungan.
Pada tahapan ini, mulailah belajar untuk mengerem diri dan tidak berhura-hura. Ada baiknya jika anda dan pasangan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Selain untuk lebih mendekatkan diri dan mengenal karakter pasangan lebih dekat, anda pun bisa belajar berhemat. Uang yang sedianya digunakan untuk anggaran hiburan pun, bisa ditabung untuk keperluan masa depan.
Bentuknya tak selalu harus berupa tabungan harian atau deposito saja. Bisa juga berupa reksadana, emas batangan, perhiasan, atau investasi lainnya. Bisa juga berupa tanah atau rumah, karena investasi dalam bidang property umumnya selalu bertambah nilainya setiap tahun.
Intinya, tempatkan dana pada pos-pos tertentu yang bisa memberikan peluang kepastian peningkatan dana dalam jangka waktu tertentu. Satu hal lagi, pertimbangkan pula proses pencariannya.
Sebagai contoh, jika anda memutuskan untuk berinvestasi dalam bidang property, pastikan bahwa daerah pilihan anda memiliki akses sarana dan prasarana yang mendukung, sehingga anda tak menemui kesulitan, ketika membutuhkan uang dan ingin menjualnya.
Dengan perencanaan keuangan yang matang dan tepat, nisaya tak akan ada masalah yang berarti dalam pengelolaan anggaran rumah tangga di masa yang akan dating. Oleh karena itu, jangan pernah menunda menabung karena tak ada yang tahu kapan masa sulit itu dating. Ayo menabung. (AYA/ Klasika/ Kompas, 16 Desember 2008).